Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Maluku Utara Gelar Evaluasi dan Pembinaan Guru PAK
Jailolo, 11 Februari 2026 — Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara melaksanakan kegiatan evaluasi dan pembinaan bagi guru-guru Taman Seminari St. Don Bosco Jailolo serta guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) ASN non Kemenag di Kabupaten Halmahera Barat. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Pastor Paroki Jailolo dan dihadiri oleh sejumlah guru ASN non Kemenag yang telah mengantongi sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.
Kegiatan tersebut menjadi tonggak sejarah keberhasilan Bimas Katolik Kanwil Maluku Utara, yang berhasil memfasilitasi dan mengikutsertakan 10 guru PAK dalam program PPG Kementerian Agama. Sertifikat yang diperoleh para guru menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan agama sekaligus kesejahteraan guru.
Dalam arahannya, Pembimas Katolik menekankan bahwa sertifikat PPG bukan sekadar dokumen administratif, melainkan harus diwujudkan dalam karya nyata pelayanan pendidikan agama di sekolah, masyarakat, dan gereja. Hal ini diharapkan dapat memperkuat peran guru PAK sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi beriman dan berkarakter.
Pendapat Kakanwil Kemenag Malut, H. Amar Manaf
Kakanwil Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, memberikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan fasilitasi PPG bagi guru PAK merupakan bukti komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan agama.
“Saya bangga dengan langkah yang dilakukan Pembimas Katolik. Sertifikat PPG yang diraih para guru harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pembelajaran. Pemerintah hadir bukan hanya memberi pengakuan, tetapi juga mendorong agar guru semakin profesional, sejahtera, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar H. Amar Manaf.
Ia menambahkan bahwa Kemenag Maluku Utara akan terus mendukung program-program peningkatan kompetensi guru, sehingga pendidikan agama di daerah dapat berjalan dengan baik dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

